YUK INTIP SEJARAH BERDIRINYA DUFAN ALIAS DUNIA FANTASI

Sebelumnya kalian sudah tau Dufan atau biasa disebut juga DUNIA FANTASI ? kalau belum bre, ini tuh semacam Disneyland nya Jakarta. Yupp lokasinya ada di Jakarta, tepatnya di Jakarta Utara dan terletak di dalam komplek Taman Impian Jaya Ancol. Luas dari taman hiburan ini sekitar 9,5 hektar.
DUFAN sendiri sudah berdiri sejak tahun 1985, tepatnya tanggal 29 Agustus… ( Deket ya sama hari kemerdekaan ). Nah, di Dufan ini, ada beberapa bagian/daerah dengan jenis permainan yang berbeda pula. Pembagian wilayah ini memang sengaja didesain sedemikian rupa untuk memancing rasa imajinasi pengunjung sehingga dapat merasakan perbedaan kultur dan tata bangunan yang berbeda dari banyak wilayah negara di dunia loh ( mantap ya konsepnya ).
Dari sekian banyak permainan yang tersedia di Dufan, ada beberapa wahana yang sekarang sudah ngga ada lagi bre .. Kalau bre pernah mampir ke Dufan di tahun 1990 an nih permainan masih ada loh dan keren abis deh. Wahana yang udah ngga ada itu : Puri Misteri, Rama Shita Legenda Masa Depan, Yunior Bogati, Balon Race, Undur Undur, Kunang Kunang, Panggung Jakarta, Balada Kera ( Animatronic asli buatan Indonesia di tahun 1985 yang diakui Disneyland bre ) dan Red Baron.
Oke, now lets back to the main topic about DUFAN history.
Proyek Dufan sendiri dikonesepkan pada awal tahun 1980 dimana pada saat itu Ancol masih dibawah kepemimpinan bapak Handogo Soekarno yang menjabat sebagai kepala divisi promosi Ancol. Pada saat itu, Handogo memberikan mandat kepada Benny Benhardi untuk membuat ilustrasi menggunakan Birds Eye View ( ini nantinya akan menampilkan gambaran Ancol dari sisi atas bre ). Pengerjaan ini dibuat di kantor Arsitektur Balai Samudra dibawah komando Bapak Sutisna dan juga arsitek senior Budi Priambodo serta beberapa juru gambar. Pak Ciputra juga mengadakan presentasi di balaikota DKI Jakarta untuk membahas priject Dunia Fantasi ini. Pada saat itu Jakarta masih dipimpin oleh Pak Cokropranolo. Setelah mendapat persetujuan, pembuatan maket Istana Boneka dengan skala 1 : 10 dimulai.
Terciptalah BENDUFA ( Bengkel Dunia Fantasi ) yang dikerjakan oleh banyak orang kreatif beserta mekanik dan juga arsitek berpengalaman. Mereka mencoba untuk membuat sebuah workshop dimana semua design dan juga wahananya dibuat terpuas dimana pada saat itu Agustitus Teddy Darmanto terpilih menjadi ketua penanggung jawab proyek untuk sektor seni kreatif, Ir Pramonohadi, Ir Kimukti Utama dan juga Ir Yulias Husein menjadi penanggung jawab Arsitektur serta bagian teknil sipil ditempati oleh Ir Hengky dan Ir Gunawan, seniman lainya yang ikut anut grubyuk di BenDufa yaitu Samboja, Isnaeni Husein sebagai Interior design, Handogo, Benny Benhardi sebagai Ilustrator sekaligus memimpin divisi Props, M. Burso selaku Pemimpin Sculpting & Moulding Fiberglass, Harry Wuryanto, Mulyono Sebagai Pemimpin Pembuatan Kostum,Program Komputer oleh Puji Sulaeman, Mechanical dipimpin oleh Achmad Hudoyono, dan Electronic dipimpin oleh Suhaedi Saragih,(1985,tempo) dan lainya.
Melihat kurangnya sumber dan bahan informasi dalam pembuatan Dufan tentunya menjadi kendala tersendiri bagi mereka. Tim Bendufa perlu melakukan banyak riset hingga beberapa personil dikirimkan ke Amerika untuk belajar membuat robot Animatronik di Ken Acton Studios. ( Nah ini Animatronik pertama asli buatan Indonesia bre ).